Pengertian Interval Training yang Cocok untuk Pemula

Home » Fitness » Pengertian Interval Training yang Cocok untuk Pemula

Interval training bisa menjadi salah satu pilihan olahraga bagi pemula untuk menjaga kebugaran dan stamina tubuh. Namun, apakah Anda sudah paham betul dengan pengertian interval training dan manfaatnya?

Interval training memiliki waktu latihan yang singkat diselingi dengan istirahat selama beberapa menit. Jenis olahraga ini akan membantu tubuh mulai terbiasa dengan rutinitas olahraga yang baru. Jangan salah, banyak sekali manfaat kesehatan yang bisa didapatkan dari interval training meskipun diselingi dengan beberapa jeda.

Memilih metode latihan fisik yang tepat untuk memulai kebiasaan baru menjadi tantangan tersendiri bagi seorang pemula. Mereka yang biasanya mulai termotivasi untuk berolahraga seringkali disuguhi dengan berbagai informasi tentang olahraga. Salah satu olahraga yang bisa mereka lakukan adalah interval training.

Pengertian Interval Training

Pada dasarnya, interval training disebut pula dengan HIIT (high intensity interval training). Olahraga ini melakukan gerakan dilakukan dengan intensitas tinggi dan dalam waktu singkat, biasanya satu sesi gerakan dilakukan selama 30 detik. Gerakan ini merupakan selingan dari rangkaian gerakan yang dilakukan dengan intensitas ringan dalam jangka waktu yang lebih lama, biasanya 1-2 menit. Ada juga masa istirahat atau jeda setiap sesinya untuk memulihkan kinerja otot.

Interval training melibatkan dua sistem dalam tubuh, yaitu sistem aerobik dan anaerobik. Sistem aerobik bekerja dengan cara menggunakan oksigen untuk mengubah karbondioksida dalam tubuh menjadi energi. Biasanya, sistem aerobik ini digunakan untuk sesi latihan yang membutuhkan waktu lebih panjang, seperti jalan, lari, berenang, dan lain-lain.

Sistem anaerobik bekerja sebaliknya, yaitu menarik energi dari karbondioksida yang tersimpan di dalam otot. Proses anaerobik ini berguna untuk melakukan kegiatan dalam jangka pendek, seperti melompat, angkat beban, atau lari jarak pendek (sprint). Intinya, sistem anaerobik ini bekerja untuk melakukan olahraga atau gerakan yang membutuhkan intensitas tinggi.

Kegiatan interval training ini bermacam-macam, bisa berupa gerakan senam, workout, lari, jalan dan sebagainya. Contoh interval training adalah menambahkan beberapa menit jogging saat melakukan olahraga jalan sehat. Atau bisa juga melakukan olahraga lompat tali setelah menyelesaikan sesi workout seperti push-up, sit-up, dan sejenisnya.

Alasan olahraga ini cocok digunakan untuk pemula adalah karena membutuhkan waktu yang singkat. Mereka pun bisa melakukan interval training meski disibukkan dengan pekerjaan atau rutinitas harian.

Hampir semua kegiatan olahraga bisa dilakukan dengan interval training. Apapun kegiatan olahraga yang digemari, mereka bisa melakukan metode ini untuk mencapai kebugaran tubuh. Interval training juga lebih baik dilakukan daripada melakukan olahraga berintensitas tinggi secara terus menerus, karena otot juga membutuhkan istirahat selama berolahraga.

Baca Juga: Apa Saja Manfaat Olahraga Sebelum Tidur?

Manfaat Interval Training

Mungkin banyak yang berpikir bahwa interval training tidak membawa manfaat kesehatan yang besar. Waktu latihan yang lebih sedikit dan intensitas gerakan yang tidak menentu pastinya membuat Anda pesimis dengan output latihan ini.

Sama dengan aktivitas fisik lainnya, interval training juga memiliki manfaat kesehatan yang besar. Pun melakukan olahraga kardio dengan metode ini, kesehatan jantung dan paru-paru pasti senantiasa terjaga. Baik pemula maupun orang yang sudah terbiasa latihan fisik, tidak ada salahnya untuk memulai kebiasaan olahraga baru dengan metode ini.

Berikut ini adalah manfaat yang bisa didapatkan dari interval training.

1. Membakar Kalori

Metode ini juga bisa membantu membakar kalori yang tersimpan di dalam tubuh. Meskipun hanya melakukan olahraga berintensitas tinggi dalam beberapa menit, kalori dalam tubuh tetap bekerja untuk membantu kinerja organ tubuh kita, terutama jantung dan paru-paru. Selalu ingat untuk melakukan interval training dengan tepat sehingga pembakaran kalori dalam tubuh tetap maksimal.

Baca Juga: Pahami 5 Tujuan Cooling Down Sehabis Berolahraga

2. Rutinitas Olahraga Lebih Efektif

Meskipun dilakukan dalam waktu singkat setiap harinya, interval training bisa membuat rutinitas olahraga berjalan lebih efektif. Durasi 15-20 menit interval training sudah bisa membentuk kebiasaan olahraga baru yang tidak membebankan. Lebih baik melakukan interval training dengan durasi waktu tersebut dibandingkan olahraga berintensitas tinggi selama 40 menit atau satu jam.

3. Kapasitas Aerobik Meningkat

Interval training bisa meningkatkan kinerja organ jantung dan paru-paru di dalam tubuh. Naiknya kinerja ini membuat kita mampu melakukan rutinitas olahraga yang lebih intens atau lebih lama. Otomatis, kapasitas aerobik yang bisa dilakukan oleh tubuh juga semakin naik. Tidak hanya itu, peningkatan kinerja kedua organ tersebut bisa menjaga kita dari penyakit diabetes atau hipertensi.

4. Risiko Overworked Berkurang

Melakukan kegiatan olahraga atau latihan fisik lagi setelah sekian lama tentu membuat tubuh merasa pegal. Ini wajar, karena otot tubuh kita sedang berusaha untuk terbiasa lagi dengan kebiasaan baru. Inilah gunanya interval training, tubuh kita akan terhindar dari cedera yang muncul akibat overworked atau latihan fisik yang berlebihan dan belum tentu diterima oleh tubuh kita.

Baca Juga: Memahami Tujuan dan Manfaat Warming Up Sebelum Berolahraga

5. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Interval training bisa membantu melatih kinerja jantung agar bisa memompa lebih banyak darah ke otot. Otot-otot ini juga bekerja untuk mengolah oksigen lebih efisien, sehingga kegiatan olahraga pun menjadi lebih mudah dilakukan. Alhasil, daya tahan tubuh pun meningkat dengan adanya proses ini.

Menarik sekali, bukan, mengetahui pengertian interval training dan manfaatnya? Anda bisa mengikuti rangkaian interval training yang tersedia di aplikasi STRONGBEE. Selain panduan olahraga, STRONGBEE juga menyediakan layanan kesehatan lainnya, termasuk personal trainer dan ahli gizi. Segera download aplikasinya dan rasakan manfaat berolahraga dengan STRONGBEE.

Sumber:

https://www.truefitness.com.sg/fitness-101/readon/Training/types-of-training-interval-training 

https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/fitness/in-depth/interval-training/art-20044588

Share

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest

Trending now

Yuk Olahraga di Akhir Pekan!

Wing Chun, Bela Diri “Lembut” Namun Berbahaya

Why you need to exercise (more)

Recently Posted

tags

Recommended For You

berapa kalori yang dibutuhkan saat diet

Berapa Kalori yang Dibutuhkan Saat Diet agar Cepat Kurus?

manfaat sepeda statis untuk perut

Manfaat Sepeda Statis untuk Perut serta Tips Efektifnya

waktu yang tepat untuk bersepeda

Kapan Waktu yang Tepat untuk Bersepeda agar Tetap Sehat?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sign up and start shopping!
STRONGBEE Store provides nothing but the best products for your health and wellness needs.